Masyarakat Menilai Pohon di Jalan Raya Balung-Puger Membahayakan Pengguna Jalan

 


MEDIAJEMBER.COM , Balung - Rentetan pohon besar di pinggir  jalan raya Balung - Puger, tepatnya biasa disebut daerah Fathona disoal warga. 

Pohon-pohon tersebut sudah tua dan rantingnya rimbun rawan membahayakan pengguna jalan raya dan masyarakat sekitar, terutama di saat musim angin kencang seperti saat ini.

Seorang warga desa Balung Kulon, Muklas menyampaikan bahwa sebagai masyarakat yang sering beraktifitas di sekitar lokasi merasa khawatir melihat kondisi pepohonan tersebut.

"Kami resah dan khawatir melihat kondisi pepohonan tersebut, apalagi ketika angin bertiup kencang, takut ambruk atau patah," katanya sambil menunjuk ke arah pepohonan. 

Dia berharap segera ada tindakan atau penanganan dari pihak atau instansi terkait, sehingga masyarakat dapat merasa tenang.

Hal serupa juga disampaikan oleh seorang pengguna jalan, Roni warga Kencong, yang hampir setiap hari melewati jalan raya  Balung-Puger, ke tempat kerjanya di Jember. 

"Kalau pas jalan ini saya merasa ngeri, takut kalau rantingnya tiba-tiba patah dan menimpa orang yang sedang berkendara, seperti beberapa kejadian yang sempat saya lihat di berita TV," ujarnya.

Sementara itu, Pemangku Ruas jalan wilayah Rambi - Kasiyan, Samsul Arifin ditemui oleh media di kantornya, dia memahami apa yang menjadi kekhawatiran masyarakat terkait persoalan pepohonan di area Balung Tutul tersebut.

"Kami sudah merespon keluhan warga, dengan melayangkan surat kepada atasan di Jember dan Surabaya, yang isinya meminta segera dilakukan pemangkasan pohon." Kata Samsul.

Dia menyampaikan, dirinya tidak berhak melakukan penanganan sebelum ada surat perintah. Tetapi dia berjanji untuk mengupayakan agar usulan pemangkasan pohon yang diajukannya segera mendapat jawaban dari pimpinan.  (sam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال